• Jelajahi

    Copyright © BERITA BARU | Kabar Akurat Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Sehari Bebas Asimilasi, Napi Beraksi Lagi Curi Motor Di Jateng Dan DIY

    AHAD NEWS
    Selasa, 21 April 2020, 08:30 WIB Last Updated 2020-04-21T01:30:50Z


    BERITA BARU ■ Seorang napi yang baru saja bebas dalam program asimilasi kembali beraksi melakukan tindak kejahatan. Tak tanggung-tanggung, empat sepeda motor digasaknya dari lokasi berbeda di wilayah DIY dan Jawa Tengah (Jateng).

    Kini pelaku harus kembali lagi mendiami sel tahanan untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

    US alias Poleng (58) warga Purworejo Jateng baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Surakarta pada 4 April lalu. Poleng sebelumnya terlibat kasus pencurian mobil di Surakarta dan divonis 10 bulan penjara.

    Setelah 6 bulan meringkuk di sel, Poleng akhirnya dikeluarkan dari LP Surakarta atas program asimilasi yang diberikan oleh pemerintah. Bukannya asimilasi dimanfaatkannya untuk memperbaiki kesalahan dan kembali ke masyarakat, pria paruh baya ini justru beraksi melakukan pencurian sepeda motor (curanmor).

    Kapolsekta Gondomanan Kompol Purwanto mengungkapkan setelah bebas dari LP Surakarta, Poleng ke Yogya dengan naik bis. Di Yogya ia sempat sehari menggelandang di kawasan Malioboro.

    “Keesokan harinya tanggal 5 April tersangka mencuri motor di kawasan Kauman Gondomanan. Dua hari kemudian tersangka kembali melakukan pencurian di Kraton Yogyakarta,” ungkap Purwanto di Mapolsekta Gondomanan, Senin (20/04/2020).

    Belum puas melakukan aksinya, Poleng kembali mencuri sepeda motor di parkiran sebuah hotel wilayah Umbulharjo pada 8 April. Ia kemudian kembali ke Surakarta lagi untuk mencuri motor di kawasan Banjarsari pada 16 April.

    Purwanto mangatakan modus yang dilakukan tersangka yakni dengan membuka motor menggunakan kunci palsu yang ia miliki. Tersangka selalu beraksi pada dini hari saat jam-jam rawan antara pukul 01.00 – 05.00 WIB.

    “Setiap melihat ada sepeda motor yang ditinggal pemiliknya maka tersangka langsung mencoba membuka menggunakan kunci tersebut, jika berhasil dibuka maka tersangka akan langsung dibawa lari, namun jika tidak bisa dibuka maka ia meninggalkannya. Tersangka merupakan pelaku curanmor spesialis beraksi saat dini hari,” ungkapnya.

    Aksi Poleng terhenti saat ia ditemukan Polisi ketika tengah diamuk massa ketika berada di Jalan KHA Dahlan Yogyakarta, pada Kamis (16/04/2020).

    Awalnya petugas mengira pria ini sebagai korban pengeroyokan, namun dalam pengembangan ternyata diketahui Poleng terlibat sejumlah kasus curanmor di berbagai lokasi.

    “Motivasi tersangka melakukan tindak kejahatan karena ia butuh uang untuk hidup selepas menjalani hukuman. Setelah keluar dari LP tersangka juga belum kembali ke rumahnya di Purworejo,” jelasnya. (KR)



    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    RELIGI

    +