• Jelajahi

    Copyright © BERITA BARU | Kabar Akurat Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Suhu Udara Terasa Panas Dan Membuat Gerah, Ini Penjelasan BMKG

    AHAD NEWS
    Jumat, 24 April 2020, 02:35 WIB Last Updated 2020-04-23T19:35:01Z


    BERITA BARU ■ Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait panasnya suhu siang hari dan suasana yang cenderung gerah. Sebelumnya masyarakat beberapa hari belakangan ini mengeluhkan hal tersebut.

    Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal menjelaskan, suasana terik, umumnya disebabkan oleh suhu udara yang tinggi. Dan disertai oleh kelembapan udara yang rendah.

    “Terutama terjadi pada kondisi langit cerah dan kurangnya awan. Sehingga pancaran sinar matahari langsung lebih banyak diteruskan ke permukaan bumi,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Forum Warta BMKG, pada Rabu (23/4/2020).

    Berkurangnya tutupan awan terutama di wilayah Indonesia bagian selatan pada bulan-bulan ini disebabkan wilayah ini tengah berada pada masa transisi.

    Yakni dari musim hujan menuju musim kemarau sebagaimana diprediksikan BMKG sebelumnya. Seiring dengan pergerakan semu matahari dari posisi di atas khatulistiwa menuju Belahan Bumi Utara.

    Transisi musim itu ditandai oleh mulai berhembusnya angin timuran dari Benua Australia (monsun Australia) terutama di wilayah bagian selatan Indonesia.

    Angin monsun Australia ini bersifat kering kurang membawa uap air, sehingga menghambat pertumbuhan awan.

    “Kombinasi antara kurangnya tutupan awan serta suhu udara yang tinggi dan cenderung berkurang kelembapannya inilah yang menyebabkan suasana terik yang dirasakan masyarakat saat ini,” pungkasnya. (**)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    RELIGI

    +