• Jelajahi

    Copyright © BERITA BARU | Kabar Akurat Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Pemdes Karangsari Optimis Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran

    BERITA BARU
    Jumat, 29 Mei 2020, 02:52 WIB Last Updated 2020-05-28T19:52:28Z

      Pemdes Karangsari Optimis Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran

    BERITA BARU ■ Pemerintah Desa Karangsari merasa optimis bahwa bantuan Pemerintah terkait program BLT-DD dan BSL Kemensos akan tepat sasaran. Keyakinan tersebut di dasari oleh kinerja jajarannya yang telah bekerja secara maksimal.

    Demikian hal tersebut disampaikan Dasuki selaku Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dalam keterangannya kepada EraJateng, hari ini. (28/5).

    Dasuki menyebut suksesnya acara penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang dilakukan pembagiannya secara simbolis di Pendopo Balai Desa Karangsari pada hari Rabu 20/5/2020 lalu merupakan tolak ukurnya.

    "Acaranya lancar, dan warga Karangsari memahami bahwa penyerahan itu dilakukan door to door, tentu tujuannya guna menghindari kerumunan masyarakat penerima BLT, sesuai standar SOP kesehatan Covid-19 saat ini," katanya.

    Berdasarkan evaluasi tersebut, selanjutnya untuk menghindari terjadinya salah sasaran, tebang pilih dan penerima ganda dengan program lain, menurut Dasuki, Pemdes Karangsari, menggandeng pemuda dan tokoh masyarakat guna membentuk timsus pendata calon  penerima bantuan agar sesuai peruntukannya dan bebas KKN.

    Kecuali penerima PKH dan BPNT sebanyak 140 orang sudah menerima BLT-DD dengan nominal 600 ribu 3 tahap dan 211 orang penerima BLT kabupaten dengan tahap sama nominal 200 ribu.

    Selanjutnya, kata Dasuki, lebih dari 800 orang yang akan menerima BLT provinsi pada akhir bulan ini, pihaknya pun telah mempersiapkan pendistribusian secara matang.

    "Ada 26 orang calon penerima BSL Kemensos 600 ribu 3x diharapkan akan segera terealisasi, sehingga warga terdampak Corona di Desa Karangsari bisa menikmati gelontoran dana dari pemerintah, tanpa menimbulkan persoalan baru," katanya.

    Seiring dengan belum meredanya kasus corona di negeri ini, Desa dengan jumlah pemudik terbanyak ke-2 di kecamatan Pulosari ini sangat terbantu oleh kesadaran warganya dalam pencegahan penularan Covid-19 di desanya.

    selama 14 masa karantina mandiri, warga dengan kompak mengawasi aktivitas pemudik agar tidak terjadi pelanggaran.

    Dasuki menambahkan, Non pemudik yang pernah dikarantina telah mendapatkan ganti rugi dari pihak Pemdes.

    Terkait penyemprotan disinfektan tempat ibadah, akses jalan, pasar dan fasilitas umum lainnya dilaksanakan 2x dalam seminggu serta pembagian masker kepada pedagang dan pengunjung di pasar desa tetap dilakukan.

    "Warga Karangsari khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya diharapkan senantiasa mematuhi aturan pemerintah. Tujuannya adalah agar pencegahan dan penularan covid 19 berjalan sesuai harapan," tegas Dasuki.

    ■ Himawan/Imam Santoso



    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    RELIGI

    +