• Jelajahi

    Copyright © BERITA BARU | Kabar Akurat Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Launching Gantangan Terminal Manuk Di Randudongkal Dongkrak Ekonomi Warga

    BERITA BARU
    Minggu, 28 Juni 2020, 19:48 WIB Last Updated 2020-06-28T12:50:53Z

      Launching Gantangan Terminal Manuk Di Randudongkal Dongkrak Ekonimi Warga

    BERITA BARU ■ Dalam rangka ikut berpartisipasi kegiatan positif di masyarakat,  komunitas gantangan manuk di wilayah kabupaten pemalang selatan mengadakan launching gantangan terminal manuk yang bertempat di terminal randudongkal,  pada sabtu, (26/06/2020)

    Kegiatan gantangan manuk ini di ikuti tidak hanya oleh masyarakat lokal di wilayah Pemalang selatan tapi juga di ikuti dari luar kota seperti purwokerto,  purbalingga dan kota lainya.

    Acara berjalan rame tapi juga tertib,  panitia juga tetap malaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker.

    Suanana terminal randudongkal berubah oleh kicau burung dari berbagai jenis, seperti lovebird,  pleci,  murai, kacer, kenari, sogon, yang saling bersahutan

    Pendaftaran dari mulai 20 rb sampai 60 ribu tergantung jenis burung untuk operasional dan hadiah, burung kontestan berkicau saling bersahutan, dari luar arena para kicau mania riuh menyemangati burung andalan mereka di tengah kesibukan para juri menilai talenta kontestan.


    Ketua panitia Imam Tofik berharap setelah launching kali ini kedepanya bisa lebih rame lancar dan lebih kondusif lagi.

    "Nanti setiap hari sabtu sama hari selasa untuk kegiatan lakber (latihan bersama), dan juga nanti tanggal 18 juli 2020 akan di adakan lomba piala dishub kabupaten, tempatnya tetap di terminal Randudongkal ini," ucapnya kepada wartawan Era Jateng dan Berita Baru.

    Acara ini juga salah satu berkah untuk para pedagang yang ada,  karena dengan adanya kegiatan rutin di terminal ini penghasilan para pedagang jadi meningkat di banding dengan sebelum adanya kegiatan gantangan burung.


    "Ternyata, acara seperti ini ikut mendongkrak ekonomi warga," kata Wawan, warga setempat, hari ini (28/6).

    ■ Imam Santoso


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    RELIGI

    +