• Jelajahi

    Copyright © BERITA BARU | Kabar Akurat Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Suasana Haru Warnai Purnawiyata 2020 MTs. Ma’arif NU Tanjungsari

    BERITA BARU
    Sabtu, 20 Juni 2020, 10:17 WIB Last Updated 2020-06-20T03:17:02Z

    Suasana Haru Warnai Purnawiyata 2020 MTs. Ma’arif NU Tanjungsari

    BERITA BARU ■ Di tengah pandemik covid-19 yang sedang melanda Indonesia, tak memupuskan harapan keluarga besar MTs. Ma’arif NU Tanjungsari, Jalan Umar Shodiq no. 78 Tanjungsari Jenangan Ponorogo. Setelah melalui beberapa bertimbangan dan izin yang diberikan pihak pemerintah desa setempat, akhirnya terealisasilah acara purnawiyata 2020. Tentunya tetap mentaati protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

    Sebelum memasuki ruangan para wali santri dan segenap undang dipersilakan untuk mencuci tangan dengan sabun, wajib memakai masker, pengecekan suhu badan, memakai hand sanitizer, dan pengaturan tempat duduk dengan jarak 1-1,5m.

    “Agenda acara pagi ini diawali dengan pembagian raport kelas 7 dan 8 kepada orang tua santri, kemudian prosesi wisuda kelas IX yang hanya diikuti segenap santri kelas IX dan orang tuanya,” pungkas Devi Ratna, S.Pd yang ditemui pagi itu.

    Teriring kehangatan mentari pagi, tiada henti-hentinya rasa syukur terikrarkan. Pukul 07.30 WIB acara dimulai.


    “Selamat dan sukses atas pencapaian kalian saat ini, teruslah semangat melanjutkan perjuangan menuntut ilmu di sekolah yang baru, jangan lupa untuk terus mengamalkan pembiasaan yang selama ini menjadi rutinitas di MTs. Tansa,” tutur Debi Widodo, S.Pd.I kepala MTs. Ma’arif NU Tanjungsari disela sambutannya (18/06/2020).

    Suasanya yang semula penuh aroma bahagia kini sejenak berganti suasana. Persembahan puisi “Surat Kecil Untuk Ibu” oleh perwakilan ustad/ustadzah MTs. Tansa berkolaborasi dengan iringan lagu “Bunda” sejenak menciptakan aroma yang berbeda.

    Pandangan mata tertundukkan, kekuatan imaji menjelma meresapi bait-bait puisi. Tampak linangan air mata, sesekali jari-jari tangan para siswa dan orang tua menyekannya. Terdengar bisikan kalimat datangilah orang tuamu Nak, bersimpuhlah Nak, memohon maaflah kepadanya, mensugesti para siswa untuk bergegas dari tempat duduknya, menghampiri orang tuanya, menggenggam jemari tangannya. Air mata tertumpahkan, kata-kata maaf tersampaikan. Lantunan puisi mengiringi prosesi sungkeman. Semua larut dalam suasana haru.


    Seusai prosesi sungkeman kini tibalah waktu yang ditunggu-tunggu wisuda kelas IX MTs. Tansa. Penuh percaya diri para santri mengayun langkah, tanda tamat belajar telah tersematkan.

    “Alhamdulillah, tak terasa tiga tahun telah berlalu, banyak ilmu, pengalaman, dan hal baru yang kami terima selama ini, terima kasih ustad dan ustadzah kami bangga kepadamu,” ungkap Eka Aprilia perwakilan siswa kelas IX.

    ■ RENITA AYU KUMALASARI

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    RELIGI

    +