• Jelajahi

    Copyright © BERITA BARU | Kabar Akurat Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Kisah Speaker yang Hilang 2 Bulan Balik Sendiri, Gegerkan Warga Pulosari Pemalang

    BERITA BARU
    Senin, 13 Juli 2020, 11:36 WIB Last Updated 2020-07-13T04:36:53Z

     Kisah Speaker yang Hilang 2 Bulan Balik Sendiri, Gegerkan Warga Pulosari Pemalang

    BERITA BARU ■ Ihwal misteri hilangnya beberapa  speaker jumbo milik seorang tukang servis elektronik dan penyedia  rental sound system di dukuh Tumbu, Pulosari, Pemalang terkuak.

    Ajaibnya, Speaker yang pernah hilang 2 bulan lalu itu seperti balik sendiri.

    Ceritanya, berawal dari Gf anak Snd  yang membarter speaker vs power  amplifier dengan Al tetangga dekatnya, karena kondisi speaker kurang normal maka dibawalah ke tukang servis.

    Kedatangan barang yang selama ini sedang dicari karena raib digondol maling pada dua bulan silam, mengejutkan pemilik karena tiba-tiba muncul di depan mata.

    Dari sini kemudian timbulah rasa ingin tahu, asal muasal barang tersebut bisa menjadi milik Al.  Interview  menggali keterangan kepada Al berhasil tanpa di curigai oleh si pembawa speaker.

    Setelah didapat keterangan detail dan bukti fisiknya ada. Selanjutnya, Sym (pemilik)  meminta bantuan kepada pemuda setempat untuk menghadirkan Gfr. Penjemputan  terhadap penjual dalam rangka pencocokan keteranganga dari Al.

    Meskipun harus mengalami banyak proses dan kendala namun Gfr hadir dan bisa di bawa ketempat tukang servis elektronik alias si korban pencurian.

    Mungkin karena takut anaknya terjadi sesuatu,  pada pukul 20.40 WIB, Snd (ayah gfr) meluncur ke tukang servis.

    Gayung bersambut, kedatanganya sudah di sambut oleh puluhan warga.

    Kemarahan warga pun tak terelakkan, pasalnya ditengah pandemik ini sedang marak terjadi kasus pencurian ternak dan hasil pertanian, terutama jahe di wilayah itu.

    Beberapa orang sempat menghadiahkan Jab kanan kiri dan tendangan ala jet Lee hingga Snd nyaris babak belur .

    Beruntung nasibnya, karena beberapa pemuda bisa meredam emosi warga, hingga tidak berlanjut pada aksi anarkis.

    Setelah suasananya bisa dikendalikan, interograsi oleh tokoh pemuda,  ketua RT dan Kadus dilakukan bergantian di ruang tertutup untuk menghindari sasaran amuk masa.

    Melalui proses  panjang dan berbelit belit, akhirnya Snd mengakui semua perbuatanya dibantu oleh kakak kandungnya.

    Meskipun asal muasalnya dari kecamatan berbeda, namun istrinya warga asli RT sebelah dengan golongan ekonomi lemah. Hal itulah yang menjadi pertimbangan kasusnya tidak dilanjutkan ke pihak yang berwajib.

    Kesepakatan damai dengan syarat mengganti semua kerugian  dan tidak mengulangi perbuatannya lagi serta siap berperan aktif menjaga keamanan di dukuh Tumbu pada khususnya.

    Surat perjanjian dibuat pada pukul 03 00 pagi, bermaterai tersebut di tanda tangani oleh Gfr (anak kandung pencuri) Lugimin sebagai kadus, Yadi tokoh  masyarakat 2 Ketua RT yang warganya bermasalah dan tokoh pemuda lainnya menjadi saksi.

    Menurut Lugimin, ganti rugi dan semua yang tertulis di surat perjanjian tadi dimaksudkan untuk membuat efek jera kepada pelaku.

    "Dengan harapan  "pemain pemain" lain tidak berani beroperasi di kawasan ini lagi, karena 1 pemain seniornya sudah berjanji akan membantu keamanan di dusun ini, terutama yang terkait dengan pencurian," katanya kepada reporter BeritaBaru.Id hari ini. (13/7)

    ■  Himawan/BB

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    loading...
    loading...

    RELIGI

    +