-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    2 Warga Pulosari Tergencet Benso, Jari Kakinya Patah

    BeritaBaru.id
    20 April 2021, 06.27 WIB Last Updated 2021-04-19T23:30:01Z

    BERITA BARU ■ Nasib naas di alami oleh Sodirin, 30 th, warga RT 05/04 Ds Siremeng, Dk Kantong dan Nurokhman partner kerjanya yang merupakan warga Desa Batursari Dk Kacip, Kecamatan Pulosari, Pemalang.

    Keduanya mengalami kecelakaan tunggal, sewaktu  mobil mesin penggergajian keliling yang di kendarai masuk jurang pada minggu siang (18/4/21) kemarin, di Ds Penakir dk Sarangangan, Kecamatan Pulosari, Pemalang.

    Akibat kejadian ini, sang sopir sempat tergencet oleh unit benso. Melihat insiden ini warga setempat dengan kompak dan sigap segera mengeluarkan korban.

    Meskipun Nurokhman ( pasangan kerjanya) sempat melompat, namun tetap saja  yang bersangkutan mengalami luka serius, hingga keduanya terpaksa di larikan kerumah sakit Moga, Pemalang yang jaraknya mencapai 10 km dari TKP.

    Berdasarkan keterangan  saksi mata, peristiwa naas yang menimpa keduanya berawal dari proses putar balik, karena medan tergolong curam dan sempit kemungkinan, dan rem tidak berfungsi maksimal. Saat melakukan pengereman di bibir jalan, kendaraan bukanya berhenti, tapi malah bablas masuk jurang. 


    Terpantau di kediaman Sodirin, pengemudi juga pemilik kendaraan rombakan tersebut, sehari pasca peristiwa naas, senin 19/4/21 siang, kondisi  kediamannya dalam kondisi sepi dan pintunya tertutup rapat.

    Kepada jurnalis BeritaBaru.id, dengan bahasa jawa kromo, tetangganya menjelaskan, "tiangipun pun wangsul saking rumah sakit, kadosipun taksih istirahat, amargi jempol sukune tugel. (orangnya sudah pulang dari Rumah sakit, mungkin dia perlu  istirahat cukup sebab Ibu jari kakinya juga patah). 

    Keluarga dekatnya memberi penjelasan bahwa, cedera yang di alami oleh kedua korban tidak begitu mengkhawatirkan, sekarang mereka sudah boleh pulang ke rumah masing semua. 

    "Pihak rumah sakit sudah memberi ultimatum, cukup rawat jalan saja," katanya.

    ■ Himawan / Dwi Sri Maryanto

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini