-->
  • Explore

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Berita Baru Portal Berita Nasional

    Iklan

    Menu Bawah

    Warga Salu Sarre Temukan Mayat Dalam Rumah Kondisi Sudah Membusuk

    BeritaBaru.id
    17 April 2021, 03.42 WIB Last Updated 2021-04-16T20:42:40Z

    BERITA BARU ■ Sesosok mayat ditemukan dalam rumah di dsn. Salu Sarre, Kecamatan Sopai, kabupaten Toraja Utara dalam keadaan sudah membusuk. Mayat diduga  meninggal dunia sekitar 3 hari yang lalu pada saat berada dalam rumahnya, karena korban mempunyai riwayat penyakit  ayan atau epilepsi.

    Demikian disampaikan Kapolsek Sopai, IPTU Kusuma Tombilangai dalam keterangannya kepada awak media, pada Jumat (16/4).
     
    Adapun kronologis kejadian sesuai keterangan saksi, Agus Palin saat itu sedang melintas di depan rumah korban dan mencium bau tidak sedap dari dalam rumah Korban.

    Dia kemudian menghampiri dan membuka pintu rumah korban dan mendapati korban dalam keadaan tertidur terlentang menggunakan sarung berwarna putih dalam posisi sudah membusuk dan dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau tidak sedap. 

    Selanjutnya Agus meminta bantuan warga yang pada saat itu berada disekitar rumah korban, termasuk menghubungi Pihak Polsek Sopai.

    Tim gabungan yang terdiri dari personil piket fungsi polres dan personil polsek sopai di pimpin langsung oleh Kapolsek sopai IPTU Kusuma Tombilangai mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

    Menurut Serpin Bugi, Adek kandung korban, bahwa korban pada hari Rabu tgl 14 April 2021, sekitar pkl. 10.00 wita, masih terlihat berada di depan rumahnya dan setelah itu sudah tidak pernah terlihat oleh tetangga sekitar sampai korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

    Sementara keterangan dari keluarga korban, jika korban sudah lama memiliki riwayat penyakit jiwa dan penyakit ayan/epilepsi serta korban tinggal sendiri didalam rumah semenjak menderita penyakit tersebut.

    Atas kejadian tersebut keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi selanjutnya dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi dan dari pemeriksaan di lapangan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

    "Bahwa tidak menutup kemungkinan masih terdapat kerabat dari korban yang tidak menerima kematian korban dan memaksa untuk dilakukan otopsi kepada jasad korban," terang Kapolsek.

    Oleh sebab itu,lanjut Kapolsek, perlu kiranya dilakukan himbauan kepada keluarga korban bahwa dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan guna mencegah adanya saling curiga  antara masyarakat setempat. 
     
     ■ Adinda
    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU