-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Emak-emak di Belik Pemalang, Berjibaku Hentikan Amukan Sijago Merah

    BeritaBaru.id
    26 Mei 2021, 07.30 WIB Last Updated 2021-05-26T00:30:12Z

    BERITA BARU ■ Pasangan kakek nenek, warga Rt 01/01 Dusun Gombong beluk, kecamatan Belik, Pemalang terpaksa harus menerima kenyataan pahit. Pasalnya, tempat tinggal satu satunya di amuk si jago merah.

    saat peristiwa itu terjadi, kata Suhad -- dirinya sedang ke ladang, sedang dirumah hanya ada istrinya, Murti. Dia menyebutkan bahwa di rumah istrinya seorang diri.

    Ia tidak menyadari kalau ledakan kecil yang di dengar saat melaksanakan shalat sunat Dhuha, sekitar pukul 7,30 WIB adalah proses awal terjadinya kebakaran di dapur rumah.

    Usai tunaikan shalat dhuha tersebut, ia mengetahui kobaran api sudah melahap atap dapur miliknya.

    Untungnya, Warga yang berada dekat lokasi kejadian, dengan sigap bergotong royong memberi pertolongan dengan menyiramkan air tandon yang tersedia. Selain berbagai cara yang bisa di lakukan guna memadamkan kobaran api.

    Al hasil, amukan si jago merah bisa di hentikan sebelum menghabiskan seluruh bangunan tersebut.

    Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun perempuan pemilik rumah sempat terluka akibat menginjak pecahan kaca sehingga sempat mendapatkan perawatan medis, sedangkan taksiran kerugian diperirakan mencapai puluhan juta rupiah.

    Kepada Berita Baru, sang pemilik rumah yang terkena musibah, menjelaskan bahwa peristiwa yang menimpanya, pada  Minggu pagi 23/5/21 kemarin sudah mendapat respon bahkan kunjungan dari berbagai pihak. Selain personil polsek, Koramil, ormas, pemdes dan juga perwakilan  kantor kecamatan Belik.

    Disinggung masalah bantuan, Suhad menggelengkan kepala sambil berkata, "sampai dengan saat ini (senin 24/5/21) kami belum mendapatkanya. Mudah-mudahan mereka masih mengakui kami sebagai rakyatnya, sehingga bantuan bisa kami terima, seperti warga lain yang selalu di bantu mana kala sedang mengalami musibah," ujarnya lirih, pada Rabu (26/5).


    Saat di konfirmasi di kantor Balai Desa, Yunus, orang nomor satu di Desa penghasil Nanas Madu ini menjelaskan bahwa, Pemdes sedang berembug, untuk melakukan langkah berikutnya terkait santunan yang akan di berikan kepada pihak korban. 

    Pada bagian lain, Yunus menghimbau warga bahwa memasuki musim kemarau seperti saat ini, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap rawannya bahaya kebakaran.

    ■ Himawan
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini