-->
  • Explore

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Berita Baru Portal Berita Nasional

    Iklan

    Menu Bawah

    Senin Depan, Bareskrim Polri Akan Panggil Dirut BPJS Kesehatan

    BeritaBaru.id
    22 Mei 2021, 15.50 WIB Last Updated 2021-05-22T08:50:55Z

    BERITA BARU ■ Kasus dugaan kebocoran data pribadi sebanyak 279 juta warga negara Indonesia (WNI) yang dijual secara online di forum hacker Raid Forums diselidiki.

    Bareskrim Polri akan memanggil Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti pada Senin (24/5/2021) mendatang.

    Dipanggilnya Ali Ghufron Mukti, menurut Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto untuk dimintai keterangan atas kasus dugaan kebocoran data pribadi 279 juta WNI beberapa hari lalu.

    "Dirut BPJS Kesehatan akan dipanggil untuk klarifikasi terkait kebocoran data WNI yang dijual secara online di forum hacker Raid Forums," kata Komjen Agus di jakarta, pada Jumat (21/5/2021).

    Sebelumnya, Komjen Agus menyatakan Bareskrim serius menangani kasus yang menjadi atensi publik ini. Dia juga telah membentuk tim agar pengungkapan kasus ini tuntas.

    "Sejak isu bergulir, saya sudah perintahkan Dirtipidsiber (Brigjen Slamet Uliandi) untuk melakukan lidik hal tersebut," ucapnya.

    Sementara ditempat terpisah, Brigjen Slamet Uliandi juga membenarkan bahwa Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti akan dipanggil pada Senin mendatang.

    "Pemanggilan ini sebagai langkah awal," ujar sosok yang akrab disapa Ulin ini.

    Kepala Posko Presisi ini menyatakan, dalam pemanggilan nanti, pihaknya akan mengklarifikasi sejumlah hal termasuk di antaranya siapa yang mengoperasikan data di BPJS Kesehatan. Digital forensik juga akan dilakukan.

    Sebelumnya, data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia diklaim telah bocor dan dijual secara online. Informasi pribadi dalam data bocor itu meliputi NIK (nomor induk kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, bahkan kabarnya juga jumlah gaji.

    Data bocor ini diduga dijual dan disebut sebagai informasi pribadi lengkap Disertakan pula sejuta sampel data untuk pengecekan. Kejadian ini bikin gempar dunia maya sejak Selasa (20/5/2021) lalu. (Hms)

    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU