-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Turnamen Futsal Antar Dukuh Berujung Penganiayaan, 2 Warga Bodeh Jadi Korban

    BeritaBaru.id
    16 Mei 2021, 05.57 WIB Last Updated 2021-05-15T22:57:13Z

    BERITA BARU ■ Giat olah raga sejatinya menyehatkan, tapi tak demikian yang terjadi kemarin sore. Turnamen Futsal Antar Dukuh itu malah berujung penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan 2 warga Ds. Jatingarang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang jadi korban.

    Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 15 Mei 2021 sekitar jam 17.00 Wib bertempat di depan MTS Attaqwa Dukuh Kedungdawa, Desa Jatingarang, kecamatan Bodeh, Kabupten Pemalang.  

    "Telah terjadi  tindak pidana pengeroyokan oleh pemuda Dukuh Alangamba terhadap dua orang pemuda Dukuh Sipring," kata petugas, dalam rilisnya.  

    Setidaknya dua korban pengeroyokan mengalami luka serius. Hal itu di alami Rifai warga Dusun sipring Desa Jatingarang Rt. 018 Rw. 009 yang mengalami robek di kepala bagian kanan dengan jahitan 6 titik.

    Lalu Moh Ilyas, juga warga Dusun sipring Desa Jatingarang Rt. 018 Rw. 009 yang mengalami robek di bagian telinga kanan dengan jahitan 7 titik.

    Informasi yang diperoleh terkait insiden tersebut pun cukup beragam. 

    Keributan terjadi berawal dari adanya turnamen futsal antar dukuh yang di adakan di Desa Podosari, Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan pada hari Sabtu 15 mei 2021.
     
    Sebelum turnamen di mulai tim futsal dari dukuh sipring dan tim futsal dari dukuh alangamba sudah terjadi gesekan di luar lapangan.
     
    Saat turnamen mulai antar tim futsal dari dukuh sipring dan tim futsal dari dukuh alangamba terjadi keributan, dari keributan tersebut tim futsal dukuh Sipring di nyatakan sebagai pemenang, sedang tim futsal dari dukuh Alangamba di nyatakan diskwalifikasi.
     
    Pada pukul 15.40 Wib, warga Dk. Sipring Kec. Bodeh, Andriyanto sepulang bermain futsal di Kesesi menggunakan sepeda motor, saat melewati jalan desa Jatingarang termasuk Dk. Kedungdawa dekat MTS Jatingarang dihadang terduga Aji pangestu  dan Heri purnomo. Dengan tanpa basa-basi melakukan penganiayaan menggunakan sandal dan mengenai kepala bagian belakang Andriyanto. 


    Usai kejadian itu, mereka pulang menuju rumah dan bertemu dengan Rifa,i dan Moh Ilyas. Selanjutnya keduanya mendatangi TKP bermaksud menanyakan perihal penganiayaan tersebut.

    Namun apes, sesampai di TKP keduanya justru dianiaya oleh sekitar 10 (sepuluh) orang warga Dk. Alang-alangamba sehingga kedua mengalami luka-luka robek disekitar kepala kemudian dibawa ke Puskesmas Kebandaran, salah satu korban malah harus dirujuk ke RS Siaga Medika Pemalang.

    Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Permasalahan kasus pengeroyokan ini masih dalam penanganan Polres Pemalang.

    ■ Himawan 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini