-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bung Ramson Dorong UMKM Genjot Program Wisata Berbasis Kopi Pulosari di Pemalang

    BeritaBaru.id
    03 Juni 2021, 23.40 WIB Last Updated 2021-06-03T16:40:49Z

    BERITA BARU ■ Saat pandemik Covid-19 berimbas pada perekonomian warga, Bung Ramson justru mendorong pelaku UMKM untuk terus menggenjot Program Wisata Berbasis Kopi Pulosari di Pemalang, Jawa Tengah. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian usaha guna mengatasi masa sulit ditengah pandemik. 

    Gagasan dan pencerahan itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi VII -- Ramson Siagian saat mengunjungi obyek wisata Igir Kandang Clekatakan Pulosari, Pemalang, Jawa Tengah, belum lama ini.

    Kehadiran Ramson ke obyek wisata kebanggaan masyarakat Desa Clekatakan tersebut, terkait dengan kegiatan reses setahun sekali dan penyerahan bantuan mesin pengolah kopi yang diperuntukkan bagi kelompok tani kopi di wilayah Kecamatan Moga, Pulosari dan Watukumpul.

    Selain itu, Ramson juga mensosialisasikan program Desa Wisata berinovasi berbasis Kopi Pulosari. Program tersebut diluncurkan bekerja sama dengan Kemenristek dan Unes(Universitas Negeri Semarang).


    Menariknya, giat ini dihelat di tempat terbuka dan menghadirkan  motivator untuk memaparkan berbagai strategi agar obyek wisata yang ada di Desa, utamanya di Kecamatan Pulosari, dapat  berkembang menjadi bisnis pariwisata (bukan tempat wisata saja), sehingga masyarakat sekitar akan menikmati peningkatan pendapatanya, saat mengelola dunia bisnis berbasis wisata. 

    Jelang berakhirnya kegiatan tersebut, Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi Partai Gerindra tersebut, secara simbolis menyerahkan mesin pengolah kopi kepada kelompok tani  Desa Siremeng. 

    Secara khusus, Bung Ramson kepada BeritaBaru.id mengatakan, bahwa program unggulan yang dicanangkan di Dapilnya, yang meliputi  Kabupaten Pemalang, Batang, Pekalongan dan Kodya Pekalongan tentunya akan berbeda.

    "Tentunya tergantung  potensi yang di miliki dan serapan aspirasi," ujarnya. 

    Salah seorang peserta giat tersebut mengatakan, Kopi Pulosari saat ini sedang mengalami trend positif. Dia menyebutkan, bahwa beberapa  pelaku UMKM di Kecamatan Pulosari sudah mampu mengolah hasil tani kopinya menjadi produk siap saji. 

    "Kita ambil contoh Suranto dari Siremeng, Waris Penakir, Zaenal dari  Ds Pulosari dan masih ada beberapa orang lainya, mereka mampu mengemas dengan  kwalitas dan cita rasa yang tidak kalah dengan produk pabrikan," ungkapnya.

    Namun kendala dan kesulitan yang dihadapi, lanjutnya, kemungkinan menyangkut legalitas merek dagang, sehingga pemasarannya terbatas pada kalangan tertentu saja.

    "Ini harus menjadi perhatian pemerintah melalui Dinas terkait," imbuhnya.

    ■ Himawan
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini