-->
  • Explore

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Berita Baru Portal Berita Nasional

    Iklan

    Menu Bawah

    Cerita Seputar PPKM Darurat Bagi Wong Cilik

    BeritaBaru.id
    14 Juli 2021, 22.49 WIB Last Updated 2021-07-14T15:49:42Z

    BERITA BARU ■ Peningkatan jumlah terpapar hingga meninggal dunia akibat Covid 19, saat ini terus bertambah. Ihwal ini makin menambah keprihatinan semua pihak, tak pandang usia dan status sosial yang di sandangnya. Terlebih bagi orang tak punya, kebutuhan perut dan kebutuhan pokok lainnya juga menjadi tekanan pikiran tersendiri, utamanya akibat menghilangnya mata pencaharian, apalagi di saat PPKM Darurat.

    Berbagai suguhan berita dan cerita terkait kejadian yang berhubungan dengan meningkatnya jumplah  korban virus tersebut, berbagai aturan oleh pemerintah Daerah maupun Pusat, ikut menyumbang kepanikan dan keresahan yang dirasakan oleh sebagian masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan ketegangan dalam pelaksanaannya.

    Seperti yang terjadi di salah satu jembatan penghubung antara Desa Mejasem dengan Desa Langon Kodya Tegal, pengguna jalan, ramai ramai terobos penyekat yang di pasang oleh petugas, dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat, meskipun  dengan cara yang cukup sulit dan membahayakan.

    Dengan lamanya waktu pandemik, masyarakat merasa sudah berada dalam  titik jenuh dan bosan dengan maraknya pemberitaan yang di suguhkan oleh  berbagai mass media ataupun postingan netizen terkait Covid 19.

    Puncak kejenuhan  tersebut sudah mulai di perlihatkan secara terang-terangan, melalui perilaku dan postingan di berbagai media sosial.

    Berdasarkan pantauan Berita Baru dalam jelajah Dunia maya di beberapa grup FB dan WA antar komunitas, khususnya wilayah Jawa tengah, seperti Cilacap, Purbalingga, Pemalang, Tegal, Banjarnegara bahkan Pangandaran juga mengajak netizen untuk tidak mengunggah potingan terkait Covid 19.

    Indikasi ini membuktikan bahwa masyarakat merasa resah dengan postingan terkait covid-19 yang menjadi konsumsi publik, selama ini.

    Beberapa netizen yang berhasil di jumpai lewat darat  mengatakan, bahwa saat ini saya sendiri tidak begitu butuh cerita dan berita yang menambah beban.

    "Kami ingin hidup tenang untuk mencari nafkah dan beribadah. Cukup masuk akal dan wajar  apabila warga dunia Maya dan Dunia nyata menginginkan informasi yang tidak membuat stres," ujar Netizen yang enggan disebutkan jatidirinya.


    Salah seorang " Facebooker ' mengaku dirinya ikut resah dengan berbagai  unggahan seputar Covid 19 dan rentetan peristiwa yang mengikutinya. Apa lagi kalau postingan yang sudah di bumbui hoax dan adu domba. Ini berbahaya, ungkapnya.

    "Saya khawatir dengan banyaknya orang panik justru pandemik akan susah di tanggulangi, justru akan  mudah menyerang, karena disaat panik imun tubuh akan menurun," ungkapnya lagi, dengan nada serius. 

    ■ Himawan.
    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU