-->
  • Explore

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Berita Baru Portal Berita Nasional

    Iklan

    Menu Bawah

    Dampak Covid 19, Ini kata Insan Seni Brebes

    BeritaBaru.id
    05 Juli 2021, 08.38 WIB Last Updated 2021-07-05T01:38:02Z

    BERITA BARU ■ Covid-19 masih belum berakhir, hampir dua tahun masih melanda Indonesia bahkan dunia, Akhir akhir ini angka kasus positif virus corona di Indonesia semakin meningkat, sehingga pemerintah kembali memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Untuk mengurangi gerak public khusunya pulau jawa dan bali.

    Menghadapi Kondisi seperti ini banyak masyarakat yang terkena dampak negatit, dampak tersebut tentu sangat dirasakan oleh banyak pihak, salah satunya para pekerja seni yang mengandalkan penghasilan dari kegiatan berseninya.

    Dengan adanya wabah ini, seluruh yang menimbulkan kerumunan atau keramaian ditiadakan sehingga para pekerja seni kesulitan untuk mendapatkan penghasilannya.

    Giman Angga selaku insan seni di Brebes, pada  Minggu (4/7) di temui dirumahnya mengatakan, bahwa akibat pandemik hingga saat para seniman tidak ada aktivitas, pemerintah melarang adanya kerumunan yang mengundang orang banyak, sekaligus sulitnya keadaan ekonomi akibat pandemik.

    “Saat ini guna menyambung kebutuhan keluarga, kami banting setir melakukan pekerjaan apapun, bahkan diantaranya ada beberapa teman yang harus berjualan keliling, seperti jual cilok dan lain sebagainya demi mempertahankan ekonomi keluarga," terang Giman Angga yang juga salah satu anggota PAPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia).

    “Pernah beberapa kali kami dapatkan tawaran manggung di sebuah acara dengan panggung lesehan, namun itupun dibubarkan,” lanjutnya.

    Menurutnya, karena ini sudah menjadi aturan yang ditetapkan pemerintah, mau tidak mau harus mematuhi, namun dirinya berharap ada solusi agar insan seni tetap berkarya dengan tetap mematuhi protocol kesehatan.

    “Sebagai masyarakat kami mendukung program pemerintah dalam melawan covid 19, tetapi kami berharap pemerintah memberikan solusi bagaimana agar insan seni bisa tetap berkarya dengan tetap patuhi protocol kesehatan, dan tentunya bisa mengidupi keluarga karena selama ini hanya mengandalkan dari seni,” harapnya.

    Dia menambahkan, beberapa teman diantaranya selain melakukan apapun yang bisa, untuk mengisi kekosongan tetap berkreasi melalui media internet dengan membuat konten konten seni.

    Dirinya salah satunya, melalui channel youtube, ada beberapa lagu yang saat ini telah di ciptakan, diantaranya lagu lagu brebesan, seperti lagu Manggrov Sari dan yang terbaru lagu Nganggur Maning.

    Ditambahkanya,  selama ini anggota yang tergabung di PAPRI sendiri ada sekitar 100 orang, belum yang tidak menjadi anggota, tentunya banyak insan seni yang harus berupaya mempertahankan ekonominya dengan banting setir melakukan pekerjaan lain.

    ■ Makroni
    Your comment

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU