-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sebar Berita Hoax Demo Tolak PPKM Darurat, Pria Di Brebes Ditangkap Polisi

    BeritaBaru.id
    22 Juli 2021, 07.37 WIB Last Updated 2021-07-22T00:37:06Z

    BERITA BARU ■ Sat Reskrim Polres Brebes berhasil amankan pelaku penyebaran berita bohong terkait adanya demo di Alun-alun Kota Brebes menyangkut penolakan PPKM Darurat.

    Pria berinisial MK di duga menyebar berita bohong (Hoax), tentang adanya demo tolak PPKM darurat di media social.

    Dalam unggahanya, Pelaku mengupload situasi unjuk rasa pada tahun lalu, dan kemudian diberikan keterangan seakan akan kejadian unjuk rasa baru. 

    “Sudah kami amankan Pelaku yang diduga menyebar berita hoak di masa PPKM darurat," ujar Kapolres Brebes Faisal Febrianto saat menggelar konferensi persnya, pada Rabu, (21/7) dihalaman Mapolres Brebes.

     Tersangka dengan inisial MK terancam kurungan 12 tahun penjara, dikenakan Pasal 51 Ayat 1 Jo Pasal 35 Undang-undang ITE Tahun 2016. ujar Kapolres Brebes.

    Diberitakan sebelumnya, kasus tersebut berawal dari munculnya postingan video unjuk rasa dengan keterangan ‘Situasi Brebes Pada Saat Ini’. Video demo itu diupload di media sosial (medsos) oleh akun berinisial MK pada Minggu (18/7). Padahal saat itu di Alun-alun Brebes tidak ada aksi unjuk rasa.

    Setelah dilakukan pemeriksaan terkait kebenaran tersebut, ternyata video unjuk rasa yang diupload terduga pelaku itu merupakan video lama. Yakni, video unjuk rasa terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja pada tahun 2020 lalu.

    Dalam modusnya, pelaku mengupload situasi demo pada tahun lalu itu. Dan kemudian, ditambahkan keterangan seolah-olah sebagai kejadian baru. Di mana, atas unggahan tersebut sangat meresahkan warga pengguna medos.

    Dijelaskan kapolres, selain mengamakan MK, pihaknya juga mengamankan terduga pelaku lainnya yakni berinisial MI. Namun, untuk terduga pelaku MI dikenakan tentang Undang-undang Kekarantinaan dan Undang-undang Penanggulangan Wabah Menular, dengan ancaman kurang kebih dua tahun penjara.

    “Untuk itu, kami berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terprofokasi terkait adanya ajakan untuk melakukan demo terkait penolakan PPKM Darurat,” pungkasnya.
    (Roni/HMS)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini