-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Melalui LBH, Aliansi Pedagang Kaki Lima Gugat Pemkot Tegal

    BeritaBaru.id
    27 September 2021, 22.36 WIB Last Updated 2021-09-27T15:36:26Z

    BERITA BARU ■ Pemkot Tegal berencana akan melaksanakan pembangunan proyek di Jalan A. Yani yang di gadang-gadang sebagai Malioboronya Tegal, Namun hal itu menuai kontroversi serta penolakan dari berbagai element masyarakat. Diantaranya Aliansi Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani.

    Melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Posbakumadin (Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia) DPC Tegal Raya, saat di temui usai melakukan gugatan Class Action di wilayah hukum Pengadilan Negeri Kota Tegal, pada Senin (27/9/2021).

    Melalui Ketua DPC Posbakumadin Tegal Raya, advokat Elba Zuhdi, SH.,CPLC.,CPCLE,  menuturkan ada beberapa hal yang di endahkan oleh Pemkot Tegal dengan tidak melakukan study kelayakan dalam pekerjaan proyek tersebut, tidak ada sosialiasasi dan relokasi para pedagang, ini jelas  melanggar Perda No. 3 Tahun 2008 Tentang Pengaturan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menyebutkan minimal 3 bulan harus ada pemberitahuan dan relokasi terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL). 

    "Sudah jelas Pemkot Tegal melakukan malad adminstrasi menabrak Perda sendiri," tegas Elba kepada awak media, Senin (27/9/2021).

    Selain itu, masih kata Elba, "Para PKL sudah sangat kesulitan beberapa bulan terakhir, akibat PPKM tidak bisa menjalankan usahanya apalagi sekarang dipersulit mata pencaharian oleh Pemkot mereka sendiri. Mereka punya tanggungan pinjaman modal usaha serta kebutuhan rumah tangga," ungkapnya.

    "Pada dasarnya semua masyarakat sepakat Kota Tegal tambah maju, akan tetapi tidak mengenyampingkan  para pelaku usaha mikro seperti Pedagang Kaki Lima (PKL)," pungkas Elba Zuhdi.  (HS/Roni)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini