-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Mainkan Biola 24 Jam Nonstop, Ini Cara Musisi Arul Desak Pemerintah Maknai Hari Pahlawan

    BeritaBaru.id
    06 November 2021, 20.27 WIB Last Updated 2021-11-06T13:27:33Z

    BERITA BARU ■ Peringatan 10 November telah dekat. Perang yang memakan korban ribuan pejuang tersebut menandakan gigihnya perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan.

    Tak main-main, rakyat Surabaya melawan Inggris sebagai jawara Perang Dunia II. Pengalaman penguasaan medan tempur adalah bekal Inggris. Sedangkan para pejuang Surabaya hanya berbekal senjata rampasan Jepang serta senjata-senjata seadanya.

    Harapan menguasai Surabaya dalam waktu singkat tidak mulus. Inggris dan kroni-kroninya menghadapi apa yang mereka sebut sebagai Hell from Surabaya. Pejuang berjuang hingga titik darah penghabisan. Perang hebat yang tak dapat dicari tandingannya di belahan dunia mana pun ketika itu.

    Dalam rangka mengenang peristiwa tersebut, Presiden Soekarno mengeluarkan Keppres nomor 316, tanggal 16 Desember 1959, menetapkan 10 November sebagai peringatan Hari Pahlawan.

    Mengingat heroisme serta ribuan korban jatuh ketika berjuang menegakkan merah-putih di posisi tertinggi, maka selayaknya Hari Pahlawan tak hanya dimaknai sebagai peringatan saja. Melainkan lebih tepat ditetapkan sebagai hari libur nasional. Tujuannya, agar bangsa ini lebih khidmat dalam memperingati peristiwa besar yang menandai bangkitnya heroisme di seluruh penjuru tanah air tersebut.

    Demi mendesak pemerintah Indonesia untuk mengubah Hari Pahlawan dari sekadar hari peringatan menjadi hari libur nasional, maka musisi Arul Lamandau mengadakan performance art, berupa pertunjukan memainkan biola selama 45 jam non-stop.

    Pertunjukan tersebut akan diadakan di seberang Hotel Majapahit pada tanggal 9-10 November. Beberapa hari sebelumnya, Arul telah mengadakan ziarah ke makam WR Supratman, Bung Tomo dan musisi Gombloh. Berjalan kaki sembari meminta restu agar perjuangannya itu berjalan lancar, serta menggugah pemerintah agar menetapkan 10 November sebagai hari libur nasional. Pekik Merdeka!

    Penulis Guruh Dimas Nugraha (Penulis buku “Gombloh: Revolusi Cinta dari Surabaya” & anggota FBA: Fans Berat Arul) (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU