-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Proyek Rehab Sekolah di Brebes Molor, Ini Penyebabnya

    BeritaBaru.id
    21 November 2021, 03.24 WIB Last Updated 2021-11-20T20:24:56Z

    BERITA BARU ■ Sejumlah Sekolah Di Brebes saat ini mendapatkan bantuan revitalisasi DAK (Dana Alokasi Khusus). Sesuai dengan nilai kontrak pekerjaan harus selesai pada 10 Desember mendatang.

    Namun hingga saat ini beberapa rekanan belum bisa mencapi progres yang diharapkan, sehingga dikhawatirkan sampai batas waktu belum bisa mencapai target.

    Lalu seperti apa kendalanya?

    Muflih Ikhsan Hidayatullah (43) mewakili sejumlah rekanan mengakui adanya keterlambatan pekerjaan revitalisasi DAK fisik di sejumlah sekolah di Kabupaten Brebes. Namun dirinya berdalih jika keterlambatan pencairan dana yang menjadi kendala.

     "Secara realistis begini, persyaratan finansial yang dipersyaratkan adalah 10 persen. Sedangkan uang muka pekerjaan itu kan 22,5 persen. Sementara pencairan uang muka itu kan baru dicairkan sekitar tanggal 9 Oktober lalu," ungkapnya. 

    Padahal, menurutnya, pihak rekanan sudah tanda tangan kontrak sekitar Agustus awal. 

    "Jadi disitu, sesungguhnya kami juga bisa minta putus kontrak. Karena didalam kontak itu kan ada dua pihak dan kita punya hak untuk putus kontrak," ujarnya. 


    Namun demikian, pihak rekanan menyadari, bahwa pembangunan sejumlah sekolah ini adalah kebutuhan bersama masyarakat, sehingga pihaknya menyatakan tidak ingin mempersulit dinas terkait dan tetap menerima apa adanya.

    "Jadi kita tidak ingin mempersulit dinas. Kita tetap legowo meski dengan modal hanya 10 persen ditambah uang muka 22,5 persen yang juga dicairkan dua bulan setelah tanda tangan kontrak," lanjutnya.

    Dengan seperti itu pun, pihaknya dituntut harus menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen.

    "Sebenarnya, kita diberlakukan tidak adil, tapi demi masyarakat kita masih tetap menyelesaikan pekerjaan tersebut," imbuhnya.

    Muflih menyebut, akan segera mengejar sisa progres tersebut dengan menambahkan tenaga kerja serta mempercepat ketersediaan material di lapangan.

    "Semuanya ada percepatan dengan penambahan material dan jumlah tenaga kerja. Ini kita dua kali lipatkan bahkan kita lembur," tegas Muflih.
     
    Muflih merinci ada 5 pekerjaan yang harus segera diselesaikan sebelum tanggal 10 Desember mendatang. 

    Bahkan Muflih merinci progres saat ini ke 5 pekerjaan revitalisasi DAK fisik yang harus segera diselesaikan, yaitu;

    1. SMP Negeri 5 Satu Atap Bantarkawung, progres 88 persen dengan perpanjangan kontrak tanpa denda.
    2. SD Karangsambung 01, progres 62% diberi kesempatan dengan penalti atau denda.
    3. SD Pengabean 04, progres 61% diberi kesempatan dengan penalti
    4. SD Karangjunti progresnya 57% diberi kesempatan dengan penalti
    5. SD Cenang 04, progres sudah 80% diberi kesempatan dengan penalti.

    Selain itu, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat atas keterlambatan tersebut.

    "Kami secara ksatria mengakui dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas keterlambatan ini. Tetapi secara realistis kami yakin pekerjaan ini akan selesai sebelum tanggal 10 Desember mendatang," tegasnya.

    Karena, menurutnya, ini pekerjaan DAK fisik yang ada deadline atau batas waktunya. "Jadi kita mengejar target dan saya yakin dengan progres pekerjaan yang saat ini kita lakukan itu akan selesai sebelum tanggal 10 Desember. Kita akan selesaikan," tutupnya. (Gst/Roni)

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU