-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gunung Semeru Meletus Langit Langsung Gelap, Jaringan Komunikasi Terganggu

    BeritaBaru.id
    04 Desember 2021, 19.13 WIB Last Updated 2021-12-04T12:13:59Z
     

    BERITA BARU ■ Gunung Semeru hari ini, Sabtu (12/4/2021) meletus. Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang ini mengeluarkan awan panas sekitar pukul 15.00 WIB.

    Sebelumnya, gunung Semeru telah mengeluarkan lahar pada pukul 13.30 WIB. Koordinator Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto membenarkan ihwal ini.

    "Erupsi semeru berupa awan panas guguran, tanggal 4 Desember 2021, diawali dengan kejadian lahar pada pukul 13:30 WIB," katanya, pada Sabtu (4/12/2021). 

    Berdasarkan pengamatan dari pos PVMBG di dekat Gunung Semeru, puncak Mahameru saat itu tertutup kabut.  

    Kemudian, pada pukul 15.00 WIB gunung Semeru meletus dan mengeluarkan awan panas dan di beberapa titik langit menjadi gelap. 

    Saat ini, menurut Kristianto, guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Supit Utang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.

    Sementara Slamet Hariyadi, warga setempat melaporkan bahwa saat meletus tak berapa lama langit berwarna gelap dan jalanan diselimuti abu vulkanik. 

    "Mohon maaf kalau suara saya kurang jelas. Karena jaringan komunikasi sejak sejam yang lalu agak terganggu," jelasnya saat dikonfirmasi redaksi, sesaat yang lalu.
     
    Melalui akun resmi @BNPB_Indonesia (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mengabarkan, bahwa Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.

    Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya.

    Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

    Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

    Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah. 

    Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. 

    Sementara itu kerugian materil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan.

    Seperti diketahui, Gunung Semeru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut. Gunung ini terbentuk akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia kebawah Lempeng Eurasia.   

    ■ Tutik Handayani / red


    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU