-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kasus Oknum Guru Ngaji Cabuli Santrinya Terjadi Di Brebes

    BeritaBaru.id
    22 Desember 2021, 23.30 WIB Last Updated 2021-12-22T16:30:55Z
     

    Berita Baru - Belum reda  pemberitaan kasus  pencabulan oleh oknum guru ngaji  terhadap santrinya di Garut, Jawa  Barat, kali ini kasus pencabulan oknum guru ngaji terhadap santrinya juga terjadi di Brebes, Jawa Tengah.

    Kasus tersebut mencuat setelah Kejari Brebes beberkan penangan kasus pencabulan selama tahun 2021.

    Dari 15 kasus pencabulan yang di sampaiakan,  salah satunya  kasus Pencabulan oknum guru ngaji kepada santrinya yang terjadi di Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. 

    " Sepanjang tahun 2021, Kejari Brebes telah menangani kasus pencabulan, semuanya ada 15 kasus pencabulan, salah satu perkara pelakunya guru ngaji," Ujar Kepala Kejari Brebes Mernawati, pada Rabu (22/12/2021).

    Menurutnya, juga dari tahun ke tahun kasus pencabulan  tidak ada penurunan dan cenderung meningkat.

    Terkait kasus pencabulan di Kecamatan Banjarharjo, Kajari Brebes menjelaskan, Pelakunya berinisial M (39)seorang guru ngaji, sedangkan korbannya gadis dibawah umur yang merupakan santrinya.

    Perbuatan cabul itu dilakukan tersangka di saat proses pembelajaran, bahkan dilakukan hingga 7 sampai 8 kali.

    Awalnya, pelaku meraba alat vital korban. Tak hanya itu, perbuatan bejat pelaku ini berlanjut pada persetubuhan.

    Pada mulanya, korban ketakutan untuk melaporkan kejadian yang dialami, namun akhirnya korban memberanikan diri.

    "Dari keterangan korban ini, ternyata tidak hanya dicabuli, tetapi juga disetubuhi," ungkap Mernawati.

    Kronilogis kejadian bermula  saat korban diajak ke salah satu tempat rekreasi di Kabupaten Cirebon sekitar bulan Juli 2021 lalu. Sesampainya di sana, korban diajak ke kamar mandi.

    "Di kamar mandi ganti, korban lalu disetubuhi, bahkan korban sempat mendapat ancaman usai disetubuhi oleh tersangka," ujarnya.

    Aksi pelaku dilakukan di sejumlah tempat. Salah satunya saat pelaku mengajar ngaji korban di rumahnya di Kecamatan Banjarharjo, Brebes.

    Modusnya, korban selalu mendapat urutan mengaji terakhir dari tersangka.

    "Pencabulan itu terbongkar setelah teman mengaji korban mengintip. Ternyata saat itu korban sedang dicabuli oleh tersangka. Kemudian teman korban merekam dan menyebarluaskan video tersebut ke media sosial," tandasnya.

    Mernawati melanjutkan, saat ini pelaku akan menjalani proses persidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di Pengadilan Negeri Brebes.

    "Atas perbuatannya pelaku diancam Pasal 81 ayat 2 dan 3 junto 76 UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. (hms/Roni)



    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU