-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | BERITA TERKINI, BERITA HARI INI INDONESIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sengketa, Warga Tutup Akses Masuk Rumah Tetangga Di Brebes

    BeritaBaru.id
    15 Desember 2021, 12.43 WIB Last Updated 2021-12-15T05:43:59Z
     

    Berita Baru ■ Muhtado (68) Warga  RT12 RW 04, Desa Janegara, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhirnya menutup akses keluar masuk rumah tetangganya dengan membangun pagar tembok.

    Aksi tersebut dilakukan Muhtado lantaran mengklaim tanah tersebut secara sah tanah hak miliknya, bahkan Muhtado mengaku sengketa lahan telah melalui persidangan dan dimenangkan oleh pihaknya.

    “ Saya lakukan ini karena ini secara resmi adalah batas tanah kami, dan sesuai dengan keputusan pengadilan negeri dan keputusan tinggi banding Semarang,” katanya, pada Selasa (14/12/2021).

    Dikatakanya lagi, walaupun menang di pengadilan, sebenarnya kami juga tidak ingin seperti ini, penginya ya ayo supaya jangan malu malu karena kita masih keluarga, tapi dia nantang terus, akhirnya saya mengajukan eksekusi.

    “Ini tanah tetap dipakai buat jalan, saya tidak menutup akses jalan umum,” tegasnya.

    Namun kibat bangunan tembok tersebut, 4 rumah tidak bisa memiliki akses keluar masuk rumah, padahal diketahui mereka masih saudara.

    “Ada dua rumah yang tertutup langsung, dan dua rumah lagi . Semuanya masih saudara, tapi rumah saya yang tertutup paling parah. Karena tidak bisa untuk keluar masuk sepeda motor,” ungkap Fahmi (54).

    Fahmi mengaku, sudah meminta pihak pemerintah desa untuk di mediasi. Namun, belum menuai hasil. 

    Sementara Pihak Pemerintah Desa Janegara sebenarnya telah berupaya memediasi dan mempertemukan kedua belah pihak, namun gagal sehingga sampai melakukan penggugatan ke pengadilan.


    “Upaya dan usaha sudah kami lakukan untuk mempertemukan kedua belah pihak namun salah satu pihak tidak hadir saat itu,” terang PJs Janegara Kursin.

    Kursin menjelaskan, awalnya terjadi sengketa lahan antara Muhtado (Penggugat) Dan Jaenab (Tergugat) dan akhirnya dimenangkan oleh pihak Murtado. Kemudian, pada tanggal 9 Desember 2021 dilaksanakan eksekusi lahan dan bangunan dilokasi tersebut. 

    Setelah itu, Muhtado membangun tembok pembatas tanahnya, sayangnya ada 4 rumah disampingnya berimbas tidak memiliki akses masuk.

    Dijelaskan juga oleh Kalimi, Kepala Dusun Desa Janegara “Tanah atau jalan yang disengketakan itu merupakan tanah milik Muhtado dengan bukti kepemilikan, setelah dimenangkan dalam gugatan perdata di Pengadilan Negeri Brebes dan Pengadilan Tinggi Semarang, Muhtado membangun tembok pembatas atas tanah tersebut yang menyebabkan akses depan 4 rumah tertutup tembok,” ungkapnya.

    Sebenarnya Perselisahan tersebut hanya antara Muhtado (Penggugat) dan Zaenab (Tergugat) Namun imbasnya ada 3 rumah lainya yang ikut tertutup.

    “Sangat disayangkan padahal jalan tersebut rencananya masuk dalam program pembangunan desa namun keburu bersengketa,” tutur Kalimi. (Roni)


    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU