-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | KABAR TERKINI NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates
    CLOSE ADS
    CLOSE ADS

    Menu Bawah

    Selisih 743 Nama, Warga Di Brebes Geruduk Panitia Pilkades Minta Klarifikasi DPT

    Redaksi
    Jumat, 13 Mei 2022, 12:49 PM WIB Last Updated 2022-05-13T14:31:32Z

    BeritaBaru.ID | BREBES - Jelang pemilihan Kepala Desa, situasi rawan terjadi di Desa Wangandalem Kecamatan/Kabupaten Brebes, dengan diwarnai sedikit ketegangan.

    Pasalnya, pendukung Cakades 01 merasa janggal dengan hasil DPT yang di data panitia, sehingga memicu warga luruk panitia untuk meminta klarifikasi.

    "Kami warga wangandalem bermaksud mempertanyakan ke panitia pilkades, dimana dalam catatan kami daftar pemilih tidak sesui," kata Fauzi, kepada awak media, pada Jumat (13/5).

    "Dalam catatan yang kami miliki itu ada selisih hampir 500 hingga 800 nama, maka kami meminta klarifikasi untuk kejelasannya," imbuhnya.  

    Seperti diwartakan sebelumnya, dalam rapat klarifikasi, pada Kamis (12/5), di kantor balai desa setempat yang dihadiri unsur forkopimcam, warga dan 2 calon kades, panitia mengaku keteledoranya.

    Menurutnya, ketidak-sesuaian data lantaran panitia melakukan pendaftaran selain door to door, juga mengacu di data SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan).

    Dalam data SIAK, 1 orang ternyata memiliki 3 NIK, sementara data warga yang pindah kependukan tidak mengurus administrasi, disini ada kekawatiran saat pantarlih tidak mendata tiba tiba orangnya ada takutnya panitia yang dipersalahkan," ujar Ketua Panitia Pilkades Desa Wangandalem, Dedi Santoso.


    Adi Santoso memaparkan, "sebelum diverifikasi jumlah DPT 4152 dan setelah dilakukan verifikasi jumlah DPT 3409, Sehingga selisih 743 nama," papar ketua panitia pilkades.

    Darmadi, salah satu perwakilan warga yang meminta klarifikasi DPT mengatakan, kami menerima keterangan dari panitia pilkades, dimana sesuai data yang kami miliki ternyata usai di verifikasi hasilnya sesuai," ujar Darmadi.

    Ia menambahkan, sebenarnya ini sangat mengherankan bagi kami, untung dengan sikap cermat dan teliti sehingga bisa mengungkap kebenaran ini.

    "Kalau masalah ini tidak di luruskan justu setelah hasil pilkades bisa terjadi hal hal yang tidak dinginkan," pungkasnya.

    Sementara Camat Brebes, Asip Fauzan yang hadir di acara tersebut mengatakan, "Alhamdulilah sudah klir tinggal nunggu berita acara, kami harap semua bisa mensukseskan pilkades ini," harapnya. (re/red)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru