-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | KABAR TERKINI NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates
    CLOSE ADS
    CLOSE ADS

    Menu Bawah

    Sikapi Proyek Tanpa Papan Informasi Di Brebes, LAPPAS RI: Melanggar UU KIP

    Redaksi
    Jumat, 06 Mei 2022, 10:26 AM WIB Last Updated 2022-05-06T03:57:47Z

    BeritaBaru.id - BREBES Ramai diberitakan  sebuah proyek di Pesantuanan Wanasari Brebes yang diduga mengabaikan transparansi dengan tanpa memasang papan informasi menjadi perhatian sebuah lembaga anti rasuah di Brebes.

    Abaikan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)  yang sering dilakukan oleh oknum kontraktor terkait pengerjaan proyek, hal tersebut disinyalir memicu kerugian Negara.

    "Papan informasi proyek itu bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparansi ini dimulai sejak pekerjaan dilakukan, ” ujar Purwanto, Ketua Lembaga Analisa Pencegahan Publikasi Anggaran dan Sistem (LAPPAS- RI) 

    Ia juga menyebutkan tentang Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

    "Bahwa yang tidak memasang papan nama proyek sudah mengabaikan Undang-Undang KIP, bila BPK tahu maka itu juga termasuk pelanggaran," tegas H.Purwanto atau akrab di sebut Kaji Pur.

    Seperti yang dikutip dari growmedia.indo .com sebuah proyek pembangunan pengaspalan jalan di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes di persoalkan warga, pasalnya proyek tersebut mengabaikan transparasi karena tanpa papan informasi.


    Proyek yang sudah berjalan hampir selesai terlihat tanpa adanya papan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

    Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM  ) Desa Pesantunan, H. Nursidik menyayangkan hal tersebut, Seharusnya kata Dia, semua aturan tentang pengerjaan proyek harus dipenuhi sesuai mekanisme yang ada. 

    "Menurut kami selaku LPM, bila ada sebuah kegiatan proyek  Pemerintah yang  belum melengkapi persyaratan  papan nama  proyek  tinggal dikonfirmasi dengan pihak yang bersangkutan sesuai petunjuk yang benar," kata Nursidik.

    Sementara menurut kordinator pekerja proyek, Nur, "pekerjaan dilaksanakan dengan swakelola adapun urusan belanja material dan segala hal urusan Kepala Desa semua," ujar Nur.

    Belakangan diketahui pihak Pemerintah Desa setempat akhirnya memasang papan informasi usai viral.

    Menurut Kordinator Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa ( KPMD ) H. Muhtadi, papan informasi sebelumnya sudah dipersiapkan namun baru dipasang.

    "Aslinya papan sudah ada dari awal, namun ada kelalaian dari pihak Pemdes, disuruh memasang tidak dipasang-pasang," kata Muhtadi.

    Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Pesantunan, Rosidin mengakui atas kelalaian pihaknya.

    "Nggih terima kasih atas koreksinya, ini untuk menjadi pelajaran kami selaku Pemdes Pesantunan agar tidak lalai dalam menangani proyek," kata Rosidin melaui sambungan whatsap.

    Sementara Kades Desa Pesantunan ketika di hubungi belum ada tanggapan.

    Diketahui proyek pembangunan jalan tersebut merupakan aspirasi dari salah satu anggota DPRD Brebes.

    "Saya hanya kasih aspirasi, untuk selanjutnya saya tidak paham karena sudah saya serahkan ke pihak Pemerintah Desa," ujar salah satu dewan pemberi aspirasi tersebut di hubungi melalui Whatsap. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru