Breaking News

Buntut Ucapan Ketua DPRD DKI, Warga dan Pedagang Telur Asin Bereaksi


BERITABARU.ID | BREBES — Ucapan yang dilontarkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edy Marsudi pada saat Rapat Badan Anggaran di DPRD DKI Jakarta beberap waktu lalu semakin menuai reaksi dari warga dan pedagang di Brebes.

Senin kemarin, (14/8) warga dan sejumlah pedagang telor asin di Kabupaten akhirnya menggelar aksi demo mengecam keras pernyataan Politisi dari PDIP itu.

Mereka menggelar aksinya di Depan Gedung DPRD Brebes sampaikan tuntutannya untuk meminta Edy meminta maaf.

Bahkan dalam aksinya, selain menggelar orasi dan membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan kecaman, sejumlah aksi masa menitipkan satu dus kotak berisi telor asin untuk dibagikan kepada wakil rakyat sebagai simbol kecintaan dan kesukaannya mengonsumsi salah satu ikon Brebes tersebut.

Salah satu pendemo mengatakan, Aksi demo dilakukan karena mereka merasa dilukai atas ucapan seorang ketua DPRD DKI Jakarta yang dinilai melecehkan Brebes.

Kedatangan aksi masa diterima Pimpinan DPRD Brebes, Teguh Wahid Turmudi dan Wurja.

Menyikapi itu, Teguh Wahid Turmudi yang juga politisi dari partai Golkar akan meneruskan aspirasi  warga pendemo. menurutnya ada hikmah dari viralnya kejadian ini.

"Aspirasi ini akan kami teruskan ke pimpinan DPRD DKI, untuk mengambil hikmah dari yang terjadi belakangan ini, mudah mudahan dengan viralnya pemberitaan telor asin, membawa hal baik dan membawa kemajuan akan perdagangan telor asin.

Ia juga mengatakan bahwa warga menuntut pihak DPRD menuntaskan permasalahan ini.

Kedatangan pendemo diterima pimpinan DPRD Brebes, Teguh Wahid Turmudi dan Wurja. Pendemo meminta kepada DPRD Brebes, untuk mengirimkan telur asin yang dibawa, diberikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Salah satu pedagang telur asin asal Kelurahan Limbangan Wetan, Hadi (52) mengatakan, bahwa demo digelar karena sakit hati dengan ucapan seorang Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, yang dinilai melecehkan masyarakat Brebes, khususnya perajin dan pedagang telur asin .

Sementara Ketua Komisi I DPRD Brebes Heri Fitriansyah menegaskan, bahwa rencana kunjungan Komisi A DPRD DKI Jakarta ke gedung DPRD Brebes, Senin (14/08/23) siang, pukul 01.00 WIB, dibatalkan. Pembatalan ini setelah DPRD Brebes mendapatkan surat pembatalan hari ini, dari sekretariat DPRD DKI Jakarta, yang menyatakan pembatalan dilakukan, karena terdapat satu dan lain hal.

“Kami sebenarnya sudah siap menerima kunjungan. Namun, DPRD DKI Jakarta mengirim surat pembatalan kunjungan kerja,” pungkas Heri.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta juga telah dilaporkan seorang warga Brebes, Dedy Rochman, beberapa waktu lalu ke Mapolres Brebes. (RN)

© Copyright 2022 - BERITABARU.ID | BERITA BARU TERKINI HARI INI