-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | KABAR TERKINI NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates
    CLOSE ADS
    CLOSE ADS

    Menu Bawah

    Sinergitas TNI Polri, Polres Tegal Terjunkan Anggota Dukung Giat TMMD

    Redaksi
    Rabu, 27 Juli 2022, 1:40 PM WIB Last Updated 2022-07-27T06:40:58Z

    BERITABARU.ID | TEGAL — Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 114 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal mulai dilaksanakan.

    Kegiatan secara langsung dibuka oleh Bupati Tegal, Hj Umi Azizah yang juga dihadiri Danrem 071 Wijayakusuma,Kolonel Inf Yudha Airlangga, Dandim 0712 Tegal,Letkol Inf Charlie Clay Lorando Sondakh sebagai pelaksana TMMD, Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafaat beserta Forkopimda Kabupaten Tegal, Selasa (26/7)

    Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tegal, AKBP Arie Praaetya Syafaat mengatakan Polri juga hadir untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan TMMD ini dengan menerjunkan 6 personil.

    “Ini adalah bentuk sinergitas Kepolisian dengan TNI. Kami akan membantu TNI dalam program TMMD. Kita ingin menunjukkan kekompakan kita hadir di tengah masyarakat,” ujar Kapolres

    Sementara, Kasdim 0712/Tegal Mayor Eko Budi Sarjono melaporkan pelaksanaan TMMD ini menelan biaya Rp 1,387 miliar, yang bersumber dari APBD I Provinsi  dan APBD II Kabupaten  “Pelaksanaan TMMD ini akan di mulai dari tanggal 26 Juli - 24 Agustus mendatang,” jelasnya. 

    Ia menambahkan, adapun sasaran pokok pada TMMD tersebut meliputi makadam panjang 264 meter dengan lebar 3 meter, makadam panjang 900 meter dengan lebar 4 meter, makadam panjang 266 meter dengan lebar 2,5 meter, box culvert panjang 5 meter dengan lebar 1 meter, talud panjang 50 meter dengan lebar 0,3 meter dan tinggi 0,90 meter, lapen panjang 1.173 meter dengan lebar 3,5 meter, shendseet panjang 154 meter dengan lebar 3,5 meter dan porpeling panjang 563 meter dengan lebar 4 meter.

     “Sedangkan untuk sasaran non fisik meliputi penyuluhan kepada masyarakat, seperti bela negara, wawasan kebangsaan, konsensus dasar nasional, bahaya narkoba, rekrutmen TNI, perilaku hidup sehat, pernikahan dini, lalu lintas, kesehatan hingga bahaya stunting,” pungkasnya. (FG/Rn)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru