Breaking News

2045 Diprediksi Krisis Sumber Daya Alam Tak Tergantikan, Ini Pesan Parmin Sang Veteran


BERITA BARU | BREBES — Di tahun 2024,  diprediksi para ahli bahwa negara-negara dunia akan mengalami krisis sumber daya energi alam yang tak tergantikan, dan krisis pangan, hal itu lantaran ledakan populasi penduduk yang tak terbendung.

Seperti yang di sampaikan Parmin, purnawirawan TNI yang juga masuk dalam veteran karena dirinya pernah ikut aktif dalam perjuangan untuk membebaskan Irian Barat dalam operasi Trikora (10 Desember 1961 - 1 Mei 1963).


“Di tahun 2045 mendatang diprediksi oleh para ahli bahwa negara-negara di dunia akan mengalami krisis sumber daya energi alam yang tak tergantikan, dan juga krisis pangan karena ledakan populasi penduduk, hanya negara-negara yang berada di dekat garis khatulistiwa yang memiliki 2 musim saja yang mampu berdaulat pangan sehingga negara-negara tersebut menjadi incaran negara lainnya,” kata Parmin usai mengikuti upacara Hari Pahlawan 10 November 2022 di Alun-alun Brebes,Kamis (10/11).

Parmin yang merupakan salah satu pejuang veteran di Kabupaten Brebes dan masih hidup adalah purnawirawan TNI berpangkat Sersan Mayor yang kini menjabat Ketua LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) Cabang Brebes.

Beliau yang hadir dan menjadi salah satu tamu di tribun kehormatan meminta generasi saat ini untuk selalu siap menghadapi, “Oleh karena itu, sebagai bangsa pejuang maka generasi saat ini dan selanjutnya haruslah siap menghadapi jika terjadi peristiwa itu, termasuk tetap berdaulat pangan,” pesan Parmin.

Menurut Parmin yang kini menjadi petani, bahwa suatu bangsa akan tetap kokoh bertahan saat terkena badai, jika negara itu berdaulat pangan, begitu juga sebaliknya, bangsa akan menyerang bangsa lainnya jika mereka kekurangan pangan 

“Pangan tidak  serta merta memenangkan perang, namun tanpa pangan yang cukup maka moril pasukan akan rendah sehingga akhirnya kalah perang," ujarnya selepas pelaksanaan upacara yang dipimpin Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE.MH itu.

Ia juga bangga karena para juniornya (Babinsa) yang masih aktif tetap memperjuangkan kedaulatan pangan. Ia mengajak para Babinsa agar selalu ikhlas mendampingi para petani, gencar memotivasi para petani untuk menggarap lahan tidur demi ketahanan pangan daerah dan nasional.

"Di usia saya saat ini, saya masih menanam jagung di tanah seluas 3 hektar dan juga tebu di tanah saya seluas 15 hektar dari hasil uang pribadi bukan pinjaman,” tegas parmin memberikan motivasi.

Tak lupa dirinya meminta agar peringatan Hari Pahlawan 2022 ini dijadikan momentum untuk lebih meningkatkan rasa rela berkorban, keikhlasan, dan pantang menyerah seperti yang para pejuang dulu wariskan.(RN)


© Copyright 2022 - BERITABARU.ID | BERITA BARU TERKINI HARI INI