-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITABARU.ID | KABAR TERKINI NUSANTARA
    Best Viral Premium Blogger Templates
    CLOSE ADS
    CLOSE ADS

    Menu Bawah

    Agar Tepat Sasaran BBM Subsisdi, Paramitha Bantu Sosialiasi Aplikasi MyPertamina

    Redaksi
    Minggu, 27 November 2022, 6:05 PM WIB Last Updated 2022-11-27T11:05:44Z

    BERITA BARU | BREBES — Warga di Kabupaten Brebes diminta segera mendaftarkan kendaraannya di aplikasi MyPertamina. Selain untuk menjamin subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) tepat sasaran, juga untuk mencegah terjadinya antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menyediakan bio solar maupun BBM subsidi lainnya.

    Seruan itu diutarakan Anggota Komisi VII DPR RI Paramitha Widya Kusuma, saat melaksanakan 
    sosialisasi penggunaan aplikasi MyPertamina kepada masyarakat, bersama Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) di Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu (27/11/2022).

    "Kenapa sosialisasi penggunaan MyPertamina ini penting dan harus digencarkan, karena untuk mencegah terjadinya antrian pada yang terlalu menumpuk pada SPBU yang menyediakan bio solar maupun BBM subsidi lainnya, agar tepat sasaran," kata Paramitha Widya Kusuma dihadapan ribuan masyarakat usai jalan sehat dalam rangka sosialisasi penggunaan aplikasi MyPertamina.

    Dia mengungkapkan,  dengan mendaftarkan kendaraannya, masyarakat juga menjadi berperan dalam hal penyaluran subsidi BBM, yang tepat sasaran. "Kami mengajak masyarakat untuk mendaftarkan kendaraannya melalui aplikasi My Pertamina atau bisa ke website resmi Pertamina, itu namanya Subsidi Tepat,” kata anggota DPR RI Dapil XI (Brebes, Tegal, Slawi) itu.

    Lebih lanjut dia mengatakan, dengan menggunakan aplikasi MyPertamina, maka kendaraan yang masuk ke SPBU mendapatkan maksimal pengisian, seperti kendaraan pribadi roda empat nantinya hanya mendapatkan jatah pengisian 40 liter, kemudian untuk angkutan umum orang/barang roda empat yakni 60-80 liter.

    "Jadi dalam sehari warga yang memiliki kendaraan roda empat hanya dapat membeli sesuai jatah yang telah ditetapkan pemerintah," terangnya.

    Paramitha berharap,  PT. Pertamina dan instansi terkait untuk terus memberikan sosialisasi kepada pengusaha, pemilik kendaraan di terminal, angkutan penumpang umum, agar dapat segera dilakukan registrasi. “Jika sudah terdata, maka nanti akan muncul QR Code dan akan terbaca jika konsumen membeli BBM jenis apa dan berapa liter yang dibeli dalam satu hari, satu minggu bahkan satu bulan terakhir,” pungkasnya. (RN)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru