Breaking News

Warung Esek-Esek Di Desa Jatirejo Akan Di Bongkar Pada Awal Februari Mendatang


BERITA BARU | PEMALANG — Di Tengah-tengah ramainya kegiatan Hari Jadi Pemalang, Ke 448. Sekitar 600 warga Pemalang dari 23 kelompok aliansi di Kabupaten Pemalang terdiri dari Pemuda Pancasila, Ormas Islam, Karang taruna Pemalang dan beberapa ormas dari pondok pesantren serta ormas lainnya turun ke jalan.

Mereka melakukan unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, pada Selasa (24/1/2023).

Mereka semua menuntut Pembongkaran Warung esek-esek secara cepat yang ada di Jalan Pantura Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Karena Warung itu diduga untuk kegiatan prostitusi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pemalang, Raharjo sa'at di wawancarai beberapa awak media  di pintu masuk Gedung DPRD Pemalang menjelaskan, "Ini sebuah dorongan atau support tentang Perda 12 tahun 2019 terkait penertiban prostitusi ini, tindakan dari kami masih dalam proses.  Kami bersama dengan aliansi yang ada di Pemalang serta OPD terkait sudah saya datangi PTPN Sragi pada Senin kemarin, dan pihak PTPN sudah melanjutkannya dengan melayangkan Surat Somasi pertama kepada pemilik warung dan dari pihak pemilik warung merespon adanya surat somasi tersebut," kata Raharjo.

Langkah berikutnya, selang tiga hari pihak PTPN kembali akan melayang surat somasi dua untuk segera mengemasi barang-barang milik mereka untuk diambil dan terakhir pihaknya akan melayangkan surat somasi ketiga untuk menawarkan tentang pembokaran secara mandiri atau secara bersama. 

"Dan bilamana tiga hari kemudian mereka tidak melakukan pembongkaran secara mandiri, pihak PTPN akan melakukan pembongkaran secara bersama," imbuhnya. 

"Kami selaku Satpol PP sifatnya hanya membantu pengamanan saja. Menurut info dari PTPN pelaksanaan pembongkaran bersama diperkirakan pada awal-awal bulan februari.
Saya berharap dalam pembokaran nanti bisa berlangsung aman, tertib dan kondusif, itu harapan dari saya,"pungkasnya.(rudi).

© Copyright 2022 - BERITABARU.ID | BERITA BARU TERKINI HARI INI